sampah-di-solo-akan-diolah-menjadi-energi-listrik

Sampah di Solo akan diolah menjadi energi listrik

Merdeka.com – Kota Solo, Jawa Tengah. segera memiliki pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo. Kepastian tersebut dikemukakan Direktur PT.Solo Citra Metro Plasma Power, Elan Syuherlan.

Dia bahkan telah bertemu dan beraudiensi dengan Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo pada Kamis (2/2) kemarin. “Proyek tersebut memang pernah dibatalkan, seiring dibatalkannya Peraturan Presiden (Prepres) Nomor 18 tahun 2016 oleh Mahkamah Agung. Karena tidak punya payung hukum harus tertunda,” ujar Elan, Jumat (3/2).

Namun pada akhirnya proyek sudah sampai pada tahap perancangan konstruksi tersebut bisa dilanjutkan. Yakni dengan menggunakan Peraturan Menteri ESDM Nomor 12 tahun 2017 tentang Pengadaan dan Pembelian Energi Listrik.

Menurut dia, Perpres tentang program percepatan pembangunan pembangkit listrik berbasis sampah itu merupakan payung hukum terhadap program percepatan pembangunan PLTSa di tujuh kota. Di antaranya, Solo, DKI Jakarta, Tanggerang, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar.

Peraturan Menteri ESDM tersebut, sambung Elan, memberikan kepastian hukum bagi pihaknya selaku investor. “Dengan peraturan ini kami tidak ragu-ragu lagi dalam bekerja,” katanya.

Elan menjelaskan, PLTSa akan menggunakan teknologi plasma gasifikasi yang merupakan pertama kalinya di Indonesia. Sampah akan diolah dalam reaktor plasma bersuhu 5.000 derajat Celsius. Teknologi tersebut diklaim aman dan bebas polusi, karena tidak melalui proses pembakaran.

“Tidak ada asap, debu maupun limbah beracun. Limbah dari proses itu akan membantu dan bisa dimanfaatkan untuk pengerasan jalan,” pungkas Elan.

Sumber: https://www.merdeka.com/peristiwa/sampah-di-solo-akan-diolah-menjadi-energi-listrik.html

/ Berita

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Yanıtla

Your email address will not be published. Required fields are marked *