7a295f99-8b51-41d0-8560-02f7cfea2293_169

Kenapa Kopi RI Kalah Tenar Dibanding Produk Vietnam dan Brasil?

Jakarta – Indonesia punya banyak varian kopi yang masuk dalam jajaran terbaik dunia. Namun, jika dibandingkan dengan kopi asal Brasil dan Vietnam, produk Indonesia kurang terkenal.

Dewan Penasihat Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (GAEKI), Moenardji Soedargo, mengungkapkan kurang dikenalnya kopi khas Indonesia dibandingkan Brasil dan Vietnam, bukan soal citarasa dan kualitas, melainkan karena produksinya yang terbilang sangat sedikit.

“Bukan kalah kualitas atau rasa, kopi Indonesia justru banyak yang cari tapi pasokannya terbatas. Yang membuat kopi Indonesia itu kurang terkenal karena pasar kopi dunia sudah kadung dipenuhi dengan kopi dari Brasil dan Vietnam. Jumlah kopi mereka sudah terlalu banyak jumlahnya,” kata Moenardji kepada detikFinance, Selasa (9/5/2017).

Menurutnya, kopi Indonesia terkenal dengan rasa yang khasnya, apalagi untuk jenis kopi Arabica. Namun pasokannya yang terbatas, membuat nama kopi Indonesia seolah tenggelam di pasaran dunia.

“Banyak sekali yang cari kopi Indonesia, promosi kita juga sudah bagus dan banyak dilakukan. Hanya balik ke jumlah kopinya, artinya promosi saja tidak cukup. Volume kopi Indonesia kurang, kalau produksinya banyak, luar biasa itu. Akhirnya kopi yang beredar di dunia banyak dari Brasil dan Vietnam, karena kopi mereka terlanjur memenuhi pasar,” jelas Moenardji.

Sebagai informasi, produksi kopi Indonesia pada tahun 2016 sebesar 637.539 ton. Angka tersebut turun dibandingkan dengan produksi pada tahun 2015 sebesar 639.412 ton. Penurunan ini disebabkan berkurangnya luas lahan dari 1,28 juta hektar di 2015 menjadi 1,23 juta hektar di 2016. Lahan tersebut diproyeksi kembali menurun di 2017 lantaran ada beberapa kebun yang mengalami peremajaan.

Produksi kopi dari Indonesia tersebut jauh tertinggal dibandingkan dengan Brasil yang produksnya 3 juta ton per tahun. Sementara Vietnam yang berada di urutan kedua saat ini produksi kopinya sekitar 1,3 juta ton.

Sementara mengacu data Kementerian Perdagangan, nilai ekspor kopi Indonesia di periode Januari-Oktober 2016 sebesar US$ 775,14 juta, turun dibandingkan periode yang sama tahun 2015 yakni US$ 1,04 miliar. Sementara nilai ekspor sepanjang tahun 2015 sebesar US$ 1,19 miliar, tahun 2014 sebesar US$ 1,03 miliar, dan tahun 2013 sebesar US$ 1,17 miliar. (hns/wdl)

Sumber: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-3497171/kenapa-kopi-ri-kalah-tenar-dibanding-produk-vietnam-dan-brasil

/ Artikel

Share the Post

About the Author

Comments

No comment yet.

Yanıtla

Your email address will not be published. Required fields are marked *